Minggu, 07 September 2008

Sopan dan tidak sopan

Setiap negara pasti memiliki kebudayaan yang berbeda dan karakter manusia yang beragam pula. Tidak heran bila tiap negara memiliki batas kesopanan yang tidak sama satu sama lain. Unik, itulah pendapat saya. Kadang bisa menyebalkan, kadang bisa jadi membuat saya tersenyum-senyum. Namun, semua perbedaan itu membuat hidup jadi lebih berwarna dan bisa menjadikan topik saya saya bergosip dengan teman saya, hahahahhaaaaa

Misalnya :
Di Indonesia, bersendawa adalah hal yang bisa dimaklumi saat dilakukan di depan umum, termasuk di waktu makan. Sementara di Perancis, itu adalah tidak sopan, hanya anak kecil di bawah 5 tahun yang dapat pengecualian untuk tidak dipelototi karena bunyi yang dihasilkan.

Di Indonesia, mengeluarkan "gas dari bawah" bisa dimaklumi, terkadang antara teman, hal itu dijadikan olok-olok (saling berlomba siapa yang paling keras misalnya). Di negaranya Napoleon Bonaparte, orang yang mengeluarkan bunyi dari bawah di tempat umum tersebut bisa ditegur dengan tatapan yang tidak senang. Untuk orang Perancis, tempat yang cocok untuk melakukan aktifitas tersebut adalah di toilet. Anda tidak akan dikritik bila mengeluarkan bunyi menyerupai petasan kecil sekalipun selama berada di teritorial yang ditunjuk.

Di Perancis, setiap kali kita meminta sesuatu atau meminta seseorang untuk melakukan sesuatu walaupun itu adalah hal kecil (kepada teman atau keluarga atau orang yang bekerja di bidang jasa, seperti tukang roti), haruslah ditambah dengan embel2 "S'IL TE/VOUS PLAIT- tolong". Efek kalau tidak menambahkan embel2 tersebut ? Anda bisa mendapatkan muka kecut atau bahkan ditegur karena ketidaksopanan itu. Ucapan terima kasih aka MERCI (atas apapun yang diberikan atau dilakukan seseorang untuk kita) adalah kata2 dasar yang harus saya tanamkan kepada pangeran kecil saya untuk menandakan bahwa orangtuanya mencoba mendidik dia dengan baik.

Di Perancis, bila kita meminta tamu yang berkunjung ke tempat kita untuk membuka sepatunya, belum tentu sang tamu bisa menerima "permintaan" si tuan rumah dengan senang hati. Itu bisa dianggap tidak sopan. Apakah karena suhu di Perancis lebih dingin dari Indonesia atau karena mereka takut ketahuan kalau kaos kaki mereka bolong atau jari2 kaki mereka mengeluarkan bau yang tidak sedap ? Saya tidak tahu alasannnya. Sebelum saya punya si kecil, saya mengizinkan beberapa tamu yang saya anggap "Perancis sekali"untuk tetap mengenakan alas kaki mereka tapi sekarang, paling tidak untuk teman2 suami saya, larangan memakai alas kaki di dalam apartemen saya terapkan, termasuk di tempat tinggal kami di Jakarta sekarang ini. Dan ternyata larangan menggunakan alas kaki di dalam rumah atau apartemen, berlaku juga untuk orang Jepang. Terlebih mereka yang memang memeperhatikan betul kebersihan. Teman saya Haruko yang bersuamikan orang Perancispun memberlakukan peraturan ini di apartemennya. Suatu hari, ada masalah di apartemennya dan iapun menelepon pemadam kebakaran. Tak berapa lama kemudian, datanglah si mas-mas pemadam kebakaran dengan perlengkapannya. Setelah mempersilahkan masuk, tanpa tiding aling2, si Haruko meminta si pemadam kebakaran tersebut untuk melepaskan sepatunya dan meletakkan di bawah. Reaksinya si mas pemadam kebakaran ? Bingung, kaget. Setelah itu dia berkata, "baru kali ini saya diminta orang untuk melepaskan sepatu sewaktu masuk ke rumah orang". Setelah Haruko menjelaskan alasannya, barulah si mas pemadam kebarakan itu melepaskan sepatu kebesarannya.

Di Jepang, makan atau minum sambil mengeluarkan bunyi merupakan hal yang baik. Kenapa baik ? Karena bunyi seruputan tersebut menandakan bahwa makanan atau minuman yang disuguhkan enak sekali. Bunyi seruputan itu adalah kehormatan bagi orang yang membuat atau menyajikan makanan dan minuman tersebut. Tapi untuk saya, sewaktu kami tinggal di Tokyo dan untuk pertama kalinya makan siang di restoran Udon atau Ramen atau Soba, bunyi "merdu" seruputan tersebut langsung membuat pergi selera makan kami.

Tidak ada maksud menyudutkan sekelompok orang, postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya yang saya anggap lucu juga setelah dipikir-pikir.

Selasa, 02 September 2008

Say NO to MSG, Puisi n Award

Penggunaan MSG sekarang ini kian marak, dan ngenesnya lagi, produk ini banyak ditemui pada makanan atau cemilan anak, termasuk permen. Ngenes yah, karna tanpa mereka sadari mungkin, efek negatif dari MSG itu tersebut tidak bagus untuk kesehatan di masa yang akan datang, seperti :
1. Menurunkan tingkat kecerdasan anak
2. Penyakit radang hati
3. Pusing, mual, muntah2
4. Penyakit jantung
5. Kanker
6. dan kerusakan organ tubuh lainnya

Gak cuman itu, anak2 yang yang sudah mengkonsumsi camilan yang mengandung MSG atau Vetsin ini, biasanya sudah merasa kenyang sehingga pada waktunya makan tiba, mereka sudah tidak ingin lagi mengkonsumsi makanan pokoknya. Dengan kata lain, pola makan anak menjadi tidak teratur.

Saya bukan orang yang anti snack atau cemilan, tapi saya berusaha untuk memberikan snack yang tidak mengandung MSG atau kalau saya ada waktu dan kemauan, snacknya Tole saya buat sendiri,. Gula, garam n jeruk nipis bisa dipilih sebagai bahan pengganti MSG. Misalnya, adonan butter cookies atau putri salju dengan campuran sayuran (buncis atau wortel atau ubi jalar atau labu) ditambah dengan sedikit susu bubuk anak, dapat menjadi camilan yang enak dan sehat. Atau kalau mau menjadi camilan yang asin, bisa ditambahkan keju. Acara membuat kue untuk si kecilpun menjadi agenda yang sangat menarik, karena saya biasa melibatkan anak saya untuk hal itu, seperti : menambahkan ubi atau sayuran lainnya ke dalam adonan kue lalu mencetaknya dengan cetakan yang lucu2 yang saya beli di toko kue TITAN, di Fatmawati. Tapi kalau permen, itu adalah barang yang dilarang untuk dekat2 dengan pangeran kecil saya apalagi minuman bersoda, tidak akan segan2 saya bilang "TIDAK BOLEH" pada orang yang berniat memberikan ke tangan anak saya, walaupun di acara special seperti ulang tahun dan sebagainya. Dan kebetulan di sekolah anak saya, dilarang memberikan permen atau snack2 yang tidak sehat pada acara ulang tahun, jadi mamannya Aurele senang sekali. Bayangin deh, kalo anak2 di bawah 5 tahun itu kan sikat giginya belum sempurna, nah kalo mereka biasa mengkonsumsi permen atau minuman bersoda berarti kan banyak endapan gula di sela2 gigi mereka, n itulah yang membuat dokter gigi anak laris manis, karena di usia dini, gigi anak sudah bermasalah (berlubang misalnya).



Dapet puisi dari Jengkelit, eh salah, maksudnya jeng Febrie, mamanya krucils. Makasih ya Feb, nice to have u as a friend. N aku terusin ke beberapa temen lagi yah. Ntuk smua temen2 blogger monggo boleh diambil juga yah. Smoga pertemanan dalam dunia maya ini bisa terus terjaga dengan baik.

We need friends for many reasons,
all throughout the season.
We need friends to comfort us
when we are sad,
and to have fun with us when we are glad.

We need friends to give us good advice,
We need someone we can count on,
and treat us nice.

We need friends to remember us

one we have passed
sharing memories that will always last.

Spread the poem of friendship
1. Lidia
2. Dewi
3. Cicha
4. Dibay
5. Isty
6. Jeng Ocha
7. Dwie Wulan
8. Dwi Willman
9. Widya
10. Arie

Gak cuman puisi aja ternyata, Lidia juga kasih award ini.


Makasih ya jeng (sambil malu2). Award ini aku mo terusin ke temen2 yang kreatif juga seperti :
1. Jeng Rhie
2. Vera
3. Dessy
4. Debby
5. Febrie

Met wiken teman-teman .....


Minggu, 31 Agustus 2008

Gak pake judul

Kopdar lagi ? Iya nih, critanya sabtu sore kemarin dah janjian Debbie n Vera (gak lupa dengan bocah masing2) di tempatku. Tole seneng dong ada temen2 tuk dia ajah, tapi gak tau kenapa hari itu si kangmas kecil tangannya tuh enteng deh mukulin or nyubitin Azka, Denis n Dika. Abis mukul ntar disayang-sayang lagi, tapi abis itu dipukul lagi. Sempet juga copy paste gerakannya si Denis yang lagi tengkurep, trus dielus-elusnya kepala si Abang. mmmm maafin anak tante ya. Jangan kapok ketemuan lagi ya jeng2 ...... Thanks berat tuk Vera yang dah repot2 bawain oleh2.
Tole sampai saat ini masih seneng corat coret n saking semangatnya karpet plastik yang dijadikan alasnya juga ikut dicorat coret. Kalo ke dinding ? Udah ada bagian dinding di tempat kita yang sudah terhias dengan coretannya si kangmas kecil sih, tapi aku n suami slalu ingetin dia untuk corat coret di tempat yang udah disediakan, ya itu deh, di buku tulisnya si Tole. Tapi kalo dah kecolongan nyorat nyoret dinding, ya udahlah, mo diapain lagi.
Siapa mau corat coret bareng Tole ?

Kalo yang ini salah satu tingkahnya Tole waktu sarapan.


Marhaban ya Ramadhan ...
Di bulan yang penuh berkah dan suci ni, mari kita sucikan hati dan bersihkan diri dari dosa yang telah kita perbuat. Selamat menunaikan ibadah puasa dan mohon maaf lahir dan batin.

Kamis, 28 Agustus 2008

mmmmm

Coucou semua .....
Lagi2 si bumil ini lagi sok sibuk, tapi beneran deh, emang lagi sibuk. Mulai dari ke Tn Abang, ke toko Titan tuk belanja belanji bikin kue lebaran, nyicil bikin kue lebaran, ke dokter n acara sekolahnya si Tole. Kenapa bikin kue lebaran dari sekarang ? begini lho alasannya.. Kan kalo sekarang itu panas banget yah, si bumil ini kan emang gak seneng ama panas, kalo dah panas bawaannya pengen nyebur ajah. So nyicil ajah jadinya. Apalagi kan mumpung yang ngebantuin masih pada fit n bareng eyang pula lagi. Seru deh, jadi inget masa2 dulu sebelum nikah, kalo bikin kue itu pati rame2, abis saur biasanya.

Hari Senin malam kemarin, dadakan si Febrie sms ajak ketemuan ama Debby di Senci. Ramenya acara mini kopdar, plus Ochin yang cantik lagi. Topik obrolan apa sih ? Pastinya ngomongin tentang anak deh yah. Gimana kalo si krucil pada dateng yah ? Semoga aja laen kali kita bisa ketemu dengan para bocah sebagai tim penggembira juga yah jeng2 ....
Tole dibobokin ama susternya n dikasih susu formula, skali-skali gak papah ya nak .....

Ini salah satu kreatifitas Tole. Iya, mata Tole belum sembuh nih, masih bintitan


Hari ini Tole ada pentas di sekolahnya, temanya masih berhubungan dengan 17an dong makanya dress codenya itu ya Army Look. En setelah ngaduk-ngaduk Ps Tanah Abang hari Selasa lalu (mm hiperbola bener si bumil ini ! heheh), dapet deh 1 stelan baju ABRI yang loreng2. Kegedean dikit, tapi cueklah, yang penting ada, malah bisa dipake taun depan lagi kalo ada acara yang sama. Pagi ini Tole nari di atas panggung (kan critanya gerak dan lagu nih) dengan gagah berani n gak ada yang namanya malu. Tambah ditepukin orang tambah semangatlah si pangeran kecilku ini (kalo dah begini kayak mamanya lagi nari Jaipongan deh, heheh). Giliran kakak kelasnya yang unjuk kebolehan, Tole tetep goyang n tepuk tangan sementara temen2 kelasnya duduk dengan anteng. mmmmmm inilah hasilnya kalo di dalam perut masih suka diajak manggung, heheheheeee ... Tapi begitu dia ngeh mamannya ada disitu, langsung deh dia dengan nangis dikit minta digendong mamannya n ngajak keluar, takut ditinggal deh kayaknya. Fotonya mana ? gak ada yang keren hasil jepretan mamanya, sabar ya ... mamanya Tole mo minta mama temennya Tole di skolah.


Tentang si bubba yang hari ini menurut dokter dah berumur 16 minggu 3 hari. Dia baek n sehat, so far gak ada gejala yang mencurigakan. Aku sendiri ? sehat, tensi darah 110/70, idealnya kata dokter 110/80. Berat badan masih stabil aka gak bertambah. Amien .. smoga aja kenaikan berat badan gak banyak, seperti waktu hamil Aurele dulu deh pengennya (cuman 6 kg). Jenis kelaminnya ? Dokter bilang "kayaknya cowok nih bu, tapi saya belum yakin yah, bisa salah, kurang jelas soalnya, bulan depan mungkin akan lebih jelas". Aku langsung senyum2 gimanaaaaa gitu ... yah, pokoknya cewek atau cowok yang penting sehat, pinter n insya allah soleh deh. Tapi kan dokter juga bisa salah yah, maksudnya ?????? (mmmmm apa ya ?)


Jumat, 22 Agustus 2008

Award n "si mas kecil"

Dapet "kado" dari Widya yang juga lahi hamil adeknya Zaki. Makasih ya jeng, jadi malu nih mamannya Aurele secara cara menulisnya masih asal alias suka2, hihihihi
So "penghargaan" ini aku mo terusin ke Emma, Lesca, Eliza, Astrid, Gigih, Dwi Willman n Irma.

Mas Aurele, itu julukan barunya pangeran kecilku, hihihi (kan dah jadi calon kakak, jadi boleh dipanggil mas dong yah). N dianya ngerti n nengok2 aja kalo dipanggil dengan embel-embel barunya itu. Kadang dia nunjuk ke dadanya sambil bilang,"mas ..mas". Si mas kecil ini sekarang tambah giat menggambar aka corat coret, sampe kursinya sendiripun dicorat coret. En kalo dibilang action, kadang kepalanya langsung ditenglengin ke kanan (mmmm gak tau dapet ide dari mana).


Tiap orang pasti punya kebiasaan baik dan buruk yah, nah, salah satu kebiasaan baik si Tole nih PENOLONG. Seneng dong kalo punya anak yang mau membantu ibunya apalagi nanti kalau kita sekeluarga kembali ke Paris, berarti kan gak ada pembatu atau baby sitter lagi, jadi bantuan dari si buah hati pastinya berharga sekali, hhehehehheeee .. Contohnya, kalau belanja di supermarket, dia pasti berusaha tuk ngeluarin barang yang ada di troli (walaupun kadang kesusahan) untuk ditaruh di atas meja kasir. Atau kalau aku mau lagi narik kursi makan sebelum acara macuum, pasti dia bantuin aku untuk narik si kursi2 itu. Seringnya juga kalau kita mau pergi n dia udah pake sepatu, dia pasti ambilin sepatuku atau sepatu papanya n dia coba juga tuk makein sepatunya ke kita. Kalo aku lagi di dapur, misalnya lagi bersihin ikan, dia pasti pengen ikutan, gak ketang tuk buangin sampah, malah kadang ikutan bersihin ikannya juga (diperjelas : taruh si ikan di kucuran air). Emang sih aku gak banyak ngelarang si Tole tuk bikin ini itu, tapi aku selalu kasih tau resikonya kalo dia udah mulai bikin sesuatu yang agak nyerempet bahaya. N kalo toh dia jadi luka atau jatuh atau apa lah akibat perbuatannya itu, ya aku anggap itu suatu proses belajar untuk dia. So lain kali akan lebih hati2. So far si Tole cukup hati2 sih. Terus begitu ya nak ......


Trus kalo kebiasaan jeleknya ? MASUKIN TANGAN KE IDUNG. Yup, tuh dia. Walaupun itu idung gak pake dikorak korek, tapi kan kesannya gimanaaa gitu. Kalo cuma waktu bangun tidur aja sih OK, karna emang aku biasanya bersihin idungnya dia itu waktu bangun tidur pagi. Tapi kan kadang gak enak dipandang mata toh lee ..... Irma, Tole jadi mo ikut2 Vian nih, heheheheeeeee ....

Ini foto beberapa hari lalu, waktu Neni, eks murid nariku di Montpellier yang jadi temen n sekarang tinggal di Jakarta, dateng ke rumah dengan si cantik Lea yang bikin si mas kecil gemes terus. Si Lea ini juga suka main sama Aurele, jadi si Tolepun melukin Lea dengan gemesnya n gak mau dilepas-lepas sampe aku ngegendong si Tole. Wong si Lea ampe susah nafas dipelukin Aurele.


Kadang, kalo malem sebelum papanya Tole pulang, kita pergi ke lobi tuk nunggu si Papa, kasih surprise critanya n itu bikin papanya tambah sayang deh ama Tole dan ....... mamannya (gr benerrrrrr). Sumpah deh ! hehheheeeee N foto di bawah ini adalah salah satu aktifitas Aurele selama 10 sampe 15 menit ke depan.




Minggu, 17 Agustus 2008

Long Wiken Super

Siapa yang gak suka long wiken ? Kayaknya gak ada kali yah, biarpun gak pergi ke luar kota, tapi pastinya ngumpul dengan anak n suami tersayang rasanya dijamin asoy geboy dong .........

Long wiken kali ini saya n si kang mas besar n kang mas kecil tetep di Jakarta, sambil berharap bisa nonton lomba2 17an (mumpung di Jakarta, kalo dah balik ke Paris, belum tentu bisa liat). En kebetulan di lingkungan tempat kami tinggal ada lomba2 ciri khas 17an, kayak balap karung, sepak bola, masukin jarum ke dalam botol (cuman itu yang kita liat). Sayang gak ada panjat pinang, kalo ada kan seru lagi yah ! Dah berapa taun gak ngeliat yang begini, membuat antusias saya gak kalah dengan para bocah cilik yang ikutan lomba, hehehhee

Bukan cuman itu aja yang bikin wikennya seru n super. Hari sabtunya, waktu kita pergi ke Senayan City, ada pameran lukisannya sang maestro, I Nyoman Gunarsa, asli .. sli ...sli ... dari Klungkung lho. Dah 5 hari saya tau ada pameran lukisan ini secara kalo jemput Aurele sekolah kan pasti lewatin. Cuman mampirnya baru sekarang bareng papanya Tole. Wuih, ngeliat hasil2 karyanya bikin saya n suami dah ngiler bin ngeces. Sayang harga yang kita berani tawarkan ke salah satu lukisannya ternyata belum berkenan di hati si penjual, mmmmm gak papah deh yah, gak jodoh berarti itu lukisan. Dengan informasi yang saya dapat dari salah seorang penabuh gamelan yang lagi "ditanggep" di pintu masuk Senci, jam 7 malam, kembalilah kita ke Senci. Niat banget sih ? hehehe jelas niat, wong ada penampilan salah satu band faveku, Balawan n Batuan Ethnic Group, ada tarian Balinya pula. Senengnya banget2, sekalian nunjukin ke Tole musik yang sering didengernya waktu dia masih di dalam perut dulu. OK bener penampilannya lho. N Tolepun langsung meliuk-liukkan jari2nya dan bertepuk tangan seperti mamannya waktu mendengar musik mengalun. mmm ketauan bener yah turunan penarinya, hehehehee


Pisa Cafe jadi tujuan kami sekeluarga di hari minggu siang n ternyata emang jadi pilihan yang cocok. Tole bisa maen di terasnya yang tidak terlalu panas karna kan di sana memang ada pohon2 yang cukup rimbun. Ditambah lagi ada bocah laen yang asik main di teras juga. Papa maman senang, Tolepun senang ......

Senin siang, kembali lagi ke Senci, bukan ngefans berat ama ini mall sih, tapi program Glory of Indonesia yang menampilkan beberapa macam pertunjukan seperti tari-tarian Bali dan gerak n lagu kakak kelasnya Tole yang buat kami menjajakkan kaki ke mall ini. Seperti biasa, Tole n mamanya udah larut di dalam hentakan gamelan Bali, apalagi ada beberapa penari kecil yang umurnya berkisar 5 tahun dari sanggar Saraswati yang di TIM itu. Decak kagum saya dan suami layangkan tuk para penari yang biarpun masih kecil, tapi Wiraga, Wirasa n Wiramanya sudah cukup terpoles. Terus menari yang bagus ya adek-adek .......
oya, ini foto2 Festival Jajanan Bango minggu lalu. Maklum, ibu hamil ini lagi kecendrungan renang, jadi up date blognya agak males deh, hehehehe. Asik lho, jajanannya, ada tahu slawi Gandaria, asinan Kamboja, soto ceker, ayam taliwang, nasi uduk babe Saman, dll. Dah gitu pergi ke sana sama Mona, temen CCFku yang doyan makan juga, jadinya seru bener deh, nyammmmm ....

Rabu, 06 Agustus 2008

Titre ?

Jadi juga kopdaran sama temen2 bloger hari Sabtu kemarin di Urban Kitchen, Senayan City. Rame ? Dijamin bener, apalagi dengan ikutnya para bocah2, nambah salah sudut di Urban Kitchen ini tambah rame. Itu baru 7 ibu2 tuh, gimana kalo lebih ya ? Ada Cicha n Shaina, Dibay ama Aurelia, Isty, Dewi n Atha, Brenda plus Vanya n Disa dengan Thalla n Ukail. Sementara si ibu2 muda n cantik ini ber cat chit cut cet cot, bocah2 ada yang maen perosotan, ada yang asik tidur, ada yang asik nenen n ada yang asik dipangku ama tante Ary, heheehee
Senengnya bisa ketemu dengan temen2 yang hampir semuanya baru aku kenal di dunia maya aja, so laen kali ketemuan lagi yaaaaaaaaaaa Tar laen kali aku ajak si Tole deh (sayang si ananda gak ikut berhubung dia dah ngantuk berat di mobil). Makasih juga tuk Dewi yang dah ngolehin gelang cantik dari Kalimantan.

Selasa, 5 agustus suami tercinta berhari jadi. Gak ada kue ulang tahun atau nasi kuning karna hari itu aku ngerasa gerah terus seharian jadi gak mood bikin apa2 (ngeles aja ibu hamil ini).
Si Tole pun dari pulang sekolah dah aku ajarin nyanyi "joyeux annniversaire" (met ultah versi perancis), n dia pun berhasil nyanyiin lagu itu dengan irama yang mayan bener, tapi dengan kata2nya sendiri. Begitu papanya pulang, Tolepun bilang "papa, bojur" (bonjour maksudnya) dengan senyum cemerlang. Tuh kan pa, biar gak ada nasi kuning, tapi pasti senyum Tole n mamanya bikin hati papa hari ini berbunga-bunga kan ? (ada yang ngalem nih !). Je t'aime mon coeur ...
Setelah hari Senin pergi ke Tn Abang dari pagi mpe sore ama Maya n Nelly yang notabene temen kantor dulu n temen di Paris, hari ini kita janjian lagi di Prefere 72 di Jl. Kemang Timur no 72. Apa tuh ? Ini adalah play ground yang kalo aku bilang OK bener. Ada tempat main di dalem n di luar.
Dengan Rp 50.000 per anak, bocah2 bisa main sepuasnya, terserah mo berapa lama. Lebih puasnya, sok diliat di sini.
Aurele, Alex n Laura (anaknya Nelly), Favian n Syana (anaknya Maya) juga males pulang kalo diturutin. Nanti kita ke sana lagi ya nak, biar kamu bisa manjat2 sepuasnya.



Oya, dapet award critanya dari kembaran aka tante Arie (namanya aja yang kembaran). Makasih ya Rie, smoga persahabatan di dunia mayanya langgeng terus. Diterusin gak awardnya ? Iya deh, tuk Vera, Ocha, Isty, Cicha, Dibay, Dewi, Dwie, Ewoy .. monggo diterima awardnya.